TERBANYAK

FENOMENA KONTEN PENGUMUMAN HASIL SELEKSI SNBP 2026

  Pada tanggal 31 Maret 2026, banyak beredar konten tentang pengumuman hasil seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Berbagai ekspresi ditampilkan ada yang sangat bahagia ketika namanya dinyatakan lulus, ada pula yang tampak datar saat mengetahui dirinya belum berhasil. Saya menyaksikan fenomena ini dengan perasaan yang biasa saja. Bukan karena pada masa saya tidak ada jalur seperti ini justru saya sendiri termasuk salah satu peserta yang pernah lulus tanpa tes, yang dulu dikenal dengan jalur PMDK. Namun, beberapa tahun terakhir terasa ada perbedaan dalam memandang hal tersebut. Tidak lagi terasa luar biasa. Saya melihat bahwa saat ini, sekolah atau universitas justru membutuhkan mahasiswa, bukan sebaliknya. Berbeda dengan era tahun 2000-an, ketika jumlah kampus belum sebanyak sekarang dan persaingan terasa lebih ketat. Bagi yang dinyatakan lulus, jangan cepat merasa puas. Perjalanan masih panjang ini baru awal. Lakukan yang terbaik dan terus berikan yang terbai...

IBUKU TERSAYANG




Tidak Ada Alasan Bagi Kita Untuk Tidak Menghormati  Kedua Orang Tua
Doa Untuk Ibu kita Yang Sangat Kita Cintai
Kalau kita mau sedikit melihat atau mengingat, bagaimana seorang ibu dalam kehamilan dan dalam proses persalinan, niscaya tangan beliau segera kita ambil, dan segera kita ciuuum.
Sungguh …. kami sayang engkau……ibu
Sembilan bulan engkau mengandungku, sembilan bulan pula engkau menahan diri dari segala hal yang dilarang dan yang bisa mengganggu bayi di rahimmu. Sungguh pengorbanan itu tak akan pernah mampu aku balas. Betapa bodohnya diriku jika aku bersikap tidak sopan, melupakan jasamu, menyakiti hatimu, dan mengecewakanmu. Ampuni aku, Ibu. Sungguh, aku sangat menyesal.
Izinkan aku memohon maaf kepada engkau bu.  
Kepada Tuhan, ampunkanlah segala kesalahan dan dosa kedua orang tua, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami..
            Bila keridhoan-Mu ada pada keridhoan orang tua kami, maka ridhoilah kedua orang tua kami agar mereka meridhoi kami juga, andai Engkau sayang kepada kami lantaran kami sayang kepada kedua orang tua  kami. jAdikanlah kami anak-anak yang selalu menyayangi mereka, dalam suka dan dalam duka.
            Bila kami sedikit membayang, bagaimana kami dalam asuhan kedua orang tua, dekapan orang tua, terutama ibu, rasanya takan pernah tertebus segala kebaikan mereka, dan rasanya tak wajar bila kami melihat celah keburukannya. Sekedar ngantuk tak dihiraukannya, sekedar capek tak juga diindahkannya, semuanya demi kami, anak-anak-nya
            Wahai pem,ilik surga dengan segala kenikmatan, andai Engkau takdirkan surga menjadi tempat kami kelak di hari akhir, maka orang tua kamilah yang lebih layak memasukinya terlebih dahulu. Dan andaikan neraka yang menjadi tempat bagi kedua orang tua kami_ (ah.. tak sanggup aku mengatkan ini) kami lebih suka mengatakan, andai bukan surge tempat orang tua kami, maka biarlah kam,I yang menjadi penebus bagi orang tua kami, Engkau pemilik hari akhir, dan di hari akhir ada ampunan dan azab-Mu, sedang Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.
Kami Semua Sayang IBU……                                                                                                  By jack

Komentar