TERBANYAK

2025

  “Tidak perlu sibuk menjelaskan siapa diri kita, tidak perlu menjelaskan siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena mereka yang menyukaimu tidak membutuhkan penjelasan, dan mereka yang membencimu tidak akan pernah mempercayainya.” — Ali bin Abi Thalib Sunyi, senyap, diam, dan berada di belakang layar empat kata yang paling tepat menggambarkan perjalanan saya sepanjang tahun 2025. Sebuah tahun di mana penilaian terhadap diri ini kerap berhenti pada rasan-rasan, tak pernah sampai ke telinga, namun terasa di hati. Begitulah kehidupan; setiap orang berhak menilai, dan kita pun berhak memilih bagaimana menyikapinya. Tahun 2025 menghadirkan banyak pelajaran berharga. Pelajaran tentang menahan diri, tentang menerima, dan tentang belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa. Semua itu saya simpan sebagai bekal untuk melangkah ke depan dengan hati yang lebih lapang riang gembira. Alhamdulillah, hingga hari ini Allah masih menutup aib hamba yang dhaif ini. Jika ada sedikit keberhasilan atau...

perbedaan WAKAF dan SEDEKAH

APAKAH PERBEDAAN ANTARA WAKAF DAN SEDEKAH?

Wakaf merupakan bagian dari sedekah. Namun wakaf memiliki beberapa perbedaan dibandingkan sedekah. Perbedaan tersebut antara lain:
.
1. Manfaat yang terus menerus
Syarat menunaikan wakaf adalah harta benda wakaf harus memiliki manfaat dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Sedangkan sedekah manfaatnya langsung habis digunakan. Sumur air bersih merupakan jenis harta benda wakaf karena men-supply air bersih secara terus menerus, sebagaimana Ustman R.A yang mewakafkan sumur Raumah untuk umat Islam. Contoh dari sedekah misalnya nasi box untuk pengajian, saat nasi box dibagikan kepada jamaah manfaatnya langsung habis ketika nasi sudah habis dimakan.

2. Pahala yang mengalir terus menerus
Manfaat dari wakaf akan mengalirkan pahala terus menerus sampai hari akhir kelak. Setiap kali ada manfaat yang diberikan, pahala juga akan terus tercurah dari Sang Khalik. Sehingga apabila orang yang berwakaf sudah meninggal, pahala dari harta benda yang diwakafkan akan terus mengalir kepadanya.

3. Wakaf memiliki pengelola
Pengelola wakaf disebut sebagai nazhir, yaitu orang yang bertanggung jawab untuk memelihara dan mengembangkan manfaat wakaf. Hal ini bertujuan agar manfaat wakaf terus terpelihara dan produktif sehingga menghasilkan manfaat yang terus menerus. Sedangkan sedekah tidak memerlukan pihak lain untuk mengelolanya.

Bila ingin bersedekah kita bisa memilih apakah ingin menitipkan kepada pihak lain atau langsung memberikan kepada yang membutuhkan.

#WakafUang #BaitulMaalBMTNU #BadanWakafIndonesia #Ziswaf #AyoZiswaf

Komentar