TERBANYAK

2025

  “Tidak perlu sibuk menjelaskan siapa diri kita, tidak perlu menjelaskan siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena mereka yang menyukaimu tidak membutuhkan penjelasan, dan mereka yang membencimu tidak akan pernah mempercayainya.” — Ali bin Abi Thalib Sunyi, senyap, diam, dan berada di belakang layar empat kata yang paling tepat menggambarkan perjalanan saya sepanjang tahun 2025. Sebuah tahun di mana penilaian terhadap diri ini kerap berhenti pada rasan-rasan, tak pernah sampai ke telinga, namun terasa di hati. Begitulah kehidupan; setiap orang berhak menilai, dan kita pun berhak memilih bagaimana menyikapinya. Tahun 2025 menghadirkan banyak pelajaran berharga. Pelajaran tentang menahan diri, tentang menerima, dan tentang belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa. Semua itu saya simpan sebagai bekal untuk melangkah ke depan dengan hati yang lebih lapang riang gembira. Alhamdulillah, hingga hari ini Allah masih menutup aib hamba yang dhaif ini. Jika ada sedikit keberhasilan atau...

2025 “Kejutan dan Pelajaran”



Dulunya ingin punya istri yang dekat dari rumah , eh nyatanya dapat yang jauh. Dulunya setelah lulus ingin buka usaha di depan rumah, eh malah jadi pegawai.  Setiap dapat pekerjaan, selalu mencari fassion, tidak cocok, keluar!.  sekali dapat pekerjaan saya langsung jatuh cinta dan menanamkan biji pohon pengabdian dan berhidmah dengan harapan tumbuh dan berbuah keberkahan.

2025 adalah kejutan dan pejalaran, kejutan yang membahagiakan, kejutan yang menambah spirit perjalanan, kejutan di setiap kilometernya. Kejutan lainnya adalah kesadaran bahwa jangan paksakan keinginanmu pada dirimu, tapi pasrahkan semuanya kepada Allah, karena sebaik baik rencana adalah Allah SWT, dan kejutan yang sangat bahagia adalah kehadiran dek azmal, masyaAllah tambah gemoy, ganteng, pinter, solih.

Ada cerita disetiap kilometernya, setiap detik dalam hidup adalah perjalanan, setiap perjalanan adalah pelajaran. masyaAllah pejalaran yang luar biasa, semoga istiqomah belajar lagi belajar terus belajar terus menerus, bersyukur lagi bersyukur terus bersyukur terus menerus. tabarokaAllah.

Senori, 26 03 25

BJ

Komentar