TERBANYAK

2025

  “Tidak perlu sibuk menjelaskan siapa diri kita, tidak perlu menjelaskan siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena mereka yang menyukaimu tidak membutuhkan penjelasan, dan mereka yang membencimu tidak akan pernah mempercayainya.” — Ali bin Abi Thalib Sunyi, senyap, diam, dan berada di belakang layar empat kata yang paling tepat menggambarkan perjalanan saya sepanjang tahun 2025. Sebuah tahun di mana penilaian terhadap diri ini kerap berhenti pada rasan-rasan, tak pernah sampai ke telinga, namun terasa di hati. Begitulah kehidupan; setiap orang berhak menilai, dan kita pun berhak memilih bagaimana menyikapinya. Tahun 2025 menghadirkan banyak pelajaran berharga. Pelajaran tentang menahan diri, tentang menerima, dan tentang belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa. Semua itu saya simpan sebagai bekal untuk melangkah ke depan dengan hati yang lebih lapang riang gembira. Alhamdulillah, hingga hari ini Allah masih menutup aib hamba yang dhaif ini. Jika ada sedikit keberhasilan atau...

Pendosa bertopeng kebaikan?

 


‎Dari mana pernyataan itu berasal? Apakah itu kamuflase setan menjadi manusia?
‎Meski saya yakin saya baik, tetap saja ada yang tidak menyukai.
‎Seburuk-buruknya perbuatan dan perkataan saya, tetap saja ada yang tidak menyukai.
‎Seberapa tidak pedulinya saya terhadap orang yang tidak suka dengan saya, tetap saja ada yang tidak menyukai.
‎Mengaku salah, tetap saja orang lain tidak suka.
‎Mau berprestasi, tetap saja ada yang membenci.
‎Tidak suka, tetap saja.
‎Mau apapun dan bagaimanapun "tetap saja" masih akan abadi di dunia ini.

Apakah salah jika pendosa melakukan kebaikan? Tidak nyambung! BUYAAAAR

Komentar