TERBANYAK

2025

  “Tidak perlu sibuk menjelaskan siapa diri kita, tidak perlu menjelaskan siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena mereka yang menyukaimu tidak membutuhkan penjelasan, dan mereka yang membencimu tidak akan pernah mempercayainya.” — Ali bin Abi Thalib Sunyi, senyap, diam, dan berada di belakang layar empat kata yang paling tepat menggambarkan perjalanan saya sepanjang tahun 2025. Sebuah tahun di mana penilaian terhadap diri ini kerap berhenti pada rasan-rasan, tak pernah sampai ke telinga, namun terasa di hati. Begitulah kehidupan; setiap orang berhak menilai, dan kita pun berhak memilih bagaimana menyikapinya. Tahun 2025 menghadirkan banyak pelajaran berharga. Pelajaran tentang menahan diri, tentang menerima, dan tentang belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa. Semua itu saya simpan sebagai bekal untuk melangkah ke depan dengan hati yang lebih lapang riang gembira. Alhamdulillah, hingga hari ini Allah masih menutup aib hamba yang dhaif ini. Jika ada sedikit keberhasilan atau...

NIAT

 



13 Tahun Perjalanan Wadah Perjuangan Kita

Tiga belas tahun sudah, wadah perjuangan ini berdiri, bertumbuh, dan berkembang pesat—bahkan melampaui rata-rata. Lalu, kita sendiri… sudah berapa lama menjadi bagian dari pertumbuhan ini?

Apakah 5 tahun? 4 tahun? 3 tahun? 2 tahun?
Atau mungkin kita akan bertahan hingga 10 tahun? 15 tahun? 20 tahun?
Tak seorang pun yang tahu.

Namun, satu hal yang pasti: masa depan wadah perjuangan ini ditentukan oleh apa yang kita lakukan hari ini.

Karena itu, mari kita saling mengingatkan:

  • Perbarui niat setiap hari, niat lillahi Taala, niat belajar yang membara, niat memberi kontribusi terbaik, niat melayani dengan sepenuh hati.
  • Terus asah kemampuan—jangan malu bertanya, meski pada hal yang terasa sepele, jika itu memang belum kita ketahui kebenarannya.
  • Perbaiki lingkungan pergaulan—agar energi dan semangat kita terus terjaga.

Jika kita sudah melakukan apa yang seharusnya kita lakukan, yakinlah… keberkahan itu ada dan nyata. Mungkin tak selalu terlihat, tapi ia dapat kita rasakan—dalam setiap langkah, kerja keras, dan kebersamaan kita. Mari terus bergerak, terus bertumbuh, dan terus berjuang.

Senori, 24 april 2025

Komentar