TERBANYAK

INSPIRATIF! PULUHAN SANTRI HOLDING KOPERASI BMT NU NGASEM GROUP LULUS S1 DI TENGAH PERJUANGAN

  Hari ini, 19 April 2026, menjadi momen yang penuh makna. Sebagian besar teman-teman seperjuangan di Holding BMT Ngasem Group telah menapaki satu pencapaian penting: mengikuti wisuda mahasiswa Universitas Terbuka yang diselenggarakan di gedung kampus Unair Surabaya. Beragam latar belakang baik dari sisi jabatan, kondisi keuangan, keluarga, maupun lingkungan tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk terus bertumbuh. Justru semua itu menjadi alasan untuk melangkah lebih jauh, menjadi pribadi yang lebih baik, lebih produktif, dan lebih bermanfaat bagi sesama. Saya teringat pada ungkapan penuh semangat dari KH Wahab Chasbullah, pendiri dan inspirator Nahdlatul Ulama: “Tidak ada kata udzur dalam berjuang.” Sebuah kalimat sederhana namun sarat makna, yang menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk berhenti baik karena lelah, usia, maupun keterbatasan. Hari ini, ungkapan itu terasa begitu nyata. Tidak ada kata terlambat bagi mereka yang terus berproses dalam wadah perjuangan. Gelar Sarjana...

IBU

 




Tidak Ada Alasan Bagi Kita Untuk Tidak Menghormati  Kedua Orang Tua
Doa Untuk Ibu kita Yang Sangat Kita Cintai
Kalau kita mau sedikit melihat atau mengingat, bagaimana seorang ibu dalam kehamilan dan dalam proses persalinan, niscaya tangan beliau segera kita ambil, dan segera kita ciuuum.
Sungguh …. kami sayang engkau……ibu
Sembilan bulan engkau mengandung, Sembilan bulan juga engkau menahan sesuatu yang di larang dan yang bisa mengganggu bayi yang ada dikandungan engkau. Sungguh pengorbanan yang tidak bisa aku balas, sungguh bodohnya aku kalau aku tidak sopan, tidak ingat pada engkau, menyakiti hatimu, dan mengecewakanmu. Sungguh bodohnya aku bu. 
Izinkan aku memohon maaf kepada engkau bu.  
Kepada Tuhan, ampunkanlah segala kesalahan dan dosa kedua orang tua, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami..
            Bila keridhoan-Mu ada pada keridhoan orang tua kami, maka ridhoilah kedua orang tua kami agar mereka meridhoi kami juga, andai Engkau sayang kepada kami lantaran kami sayang kepada kedua orang tua  kami. jAdikanlah kami anak-anak yang selalu menyayangi mereka, dalam suka dan dalam duka.
            Bila kami sedikit membayang, bagaimana kami dalam asuhan kedua orang tua, dekapan orang tua, terutama ibu, rasanya takan pernah tertebus segala kebaikan mereka, dan rasanya tak wajar bila kami melihat celah keburukannya. Sekedar ngantuk tak dihiraukannya, sekedar capek tak juga diindahkannya, semuanya demi kami, anak-anak-nya
            Wahai pemilik surga dengan segala kenikmatan, andai Engkau takdirkan surga menjadi tempat kami kelak di hari akhir, maka orang tua kamilah yang lebih layak memasukinya terlebih dahulu. Dan andaikan neraka yang menjadi tempat bagi kedua orang tua kami_ (ah.. tak sanggup aku mengatkan ini) kami lebih suka mengatakan, andai bukan surge tempat orang tua kami, maka biarlah kam,I yang menjadi penebus bagi orang tua kami, Engkau pemilik hari akhir, dan di hari akhir ada ampunan dan azab-Mu, sedang Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.
Kami Semua Sayang IBU……                                                                                                  By BJ

Komentar