TERBANYAK

FENOMENA KONTEN PENGUMUMAN HASIL SELEKSI SNBP 2026

  Pada tanggal 31 Maret 2026, banyak beredar konten tentang pengumuman hasil seleksi SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Berbagai ekspresi ditampilkan ada yang sangat bahagia ketika namanya dinyatakan lulus, ada pula yang tampak datar saat mengetahui dirinya belum berhasil. Saya menyaksikan fenomena ini dengan perasaan yang biasa saja. Bukan karena pada masa saya tidak ada jalur seperti ini justru saya sendiri termasuk salah satu peserta yang pernah lulus tanpa tes, yang dulu dikenal dengan jalur PMDK. Namun, beberapa tahun terakhir terasa ada perbedaan dalam memandang hal tersebut. Tidak lagi terasa luar biasa. Saya melihat bahwa saat ini, sekolah atau universitas justru membutuhkan mahasiswa, bukan sebaliknya. Berbeda dengan era tahun 2000-an, ketika jumlah kampus belum sebanyak sekarang dan persaingan terasa lebih ketat. Bagi yang dinyatakan lulus, jangan cepat merasa puas. Perjalanan masih panjang ini baru awal. Lakukan yang terbaik dan terus berikan yang terbai...

1.000-4000 KM

 


Dahulu tempat itu menjadi rumah kedua, banyak pengorbanan yang dilakukan di sana, malam berubah menjadi siang, pagi menjadi siang, dan sore tetap bertahan dalam perenungan. Waktu berlalu dengan cepat dan tak terkendali, situasi berubah, semua di luar kemampuan saya sebagai manusia yang jauh dari kesempurnaan. Kini, entah mengapa melihatnya saja mata tak sanggup, melangkah masuk ke sana pun kaki enggan bergerak, keinginan untuk mendekat pun seolah telah sirna, bagaimana bisa demikian? Siapa yang tahu? Namun, saya yakin bahwa "ini akan berlalu".


Rasa malu, salah satu alasan mengapa tubuh ini enggan untuk dipaksakan ke sana, bagian rahasia yang sengaja tertutup tanpa disadari terbuka dengan sendirinya. Tersebar luas terbawa angin puting beliung, merusak fondasi prinsip dan kepercayaan.


Setiap pengalaman yang kita hadapi harus kita sikapi dengan cara yang positif. Karena hidup ini 20% merupakan bagaimana kita bertindak dan 80% bagaimana kita menyikapinya. Akhirnya, inna ma'al usri yusra yang berarti: "Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan," motivasi dari Allah inilah yang senantiasa tertanam dalam hati.

 

#prinsip

 

Komentar